My Story part 5 : YANG PERNAH SINGGAH -,-
Awalnya aku nggak suka sama dia karena dia salah
satu cowok yang ngelakuin body shaming ke-aku tapi suatu saat walikelasku
membuat aku sama dia duduk sebangku lama kelamaan ada perasaan aneh yang muncul
bisa ditebak cinta monyetnya anak sd wkwkw. Ya Namanya juga perasaan nggak ada yang pernah
tau dan nggak ada yang pernah bisa menebak alurnya bisa berjalan seperti apa.Dan
dari itu aku belajar bahwa semua apa
yang kita inginkan belum tentu bisa kita dapatkan dalam hal perasaan ya.
Aku juga sama sekali nggak pernah maksa dan berkali – kali gagal move on. Aku
pikir semua tentang dia berakhir saat lulus sd tapi ternyata pas smp malah satu
kelas lagi. Di masa smp itulah aku ngerasain pernah deket sama si cowok ini
karena waktu kelas 7 bangku-ku sama dia itu bersebelahan. Menurutku cowok ini
itu lucu dan gampang bikin cewek yang ada dideketnya nyaman ya walaupun banyak
ngeselinnya sih wkwk. Kadang kangen sama candaannya , walaupun banyak yang
garing peace v:
dia pernah
ngomong kayak gini ke aku ‘’he put disir mr. X –sebut aja gitu-‘’
Dan jawab gini ‘’halah opo sih gak jelas’’ dan
aku Cuma bisa ngebatin gini ‘’aku lho ngesir.e ambek awakmu gak karo arek
iku.’’ entah dia tau nggak tentang perasaan ini yang jelas saat ini aku juga
nggak peduli. Ya gak tau juga kalo dia emang sengaja bicara kayak gitu karena
ada yang dia pingin dapetin jawabannya.
Oiya pas smp dulu dia pernah berdiri dibelakangku
pas upacara. Aneh karena aku tau dia waktu itu menjauh entah emang terpaksa
atau gimana ya gak tau juga sih. Udah banyak cerita tentangnya dalam diary-ku , banyak luka yang sudah ku
dapat dan ku rasakan juga selama ini. aku selalu berkhayal tentang dirinya dan
diriku yang mempunyai ikatan sebagai sepasang kekasih namun bukan hanya itu
hubungan kami bisa menjadi selayaknya sahabat ataupun kakak dan adik. Meski
banyak perbedaan diantara kami berdua tapi itu bukan alasan untuk berpisah ,
saling mengerti dan mengesampingkan ego.
Hubungan kami sempurna namun KU TAU ITU SEMUA HANYA HALUSINASIKU.
Perasaan ini mungkin sudah hilang namun rasa peduliku masih tetap ada sampai
saat ini. Dan karena aku terlalu fokus dengan satu orang , kadang aku sampai
mengabaikan orang lain yang mencoba masuk dalam kehidupanku , aku juga jadi
pemilih padahal udah ada yang mau aja alhamdullillah wkwk.
Belakangan
ini baru sadar kalo selama ini , aku menyia – nyiakan waktu hanya untuk
seseorang yang belum tentu juga mikirin aku juga. Perlahan aku ngerti yang
mebuatku susah lupa tentang dia bukan karena perasaanku yang masih ada tapi aku
hanya belum bisa mengikhlaskan / merelakan dia , percuma juga di lupain bakalan
ke inget lagi. Aku nggak mau terus – terusan hidup dengan bayang – bayang masa
lalu , aku mau keluar dari zona nyaman ini. masih banyak hal yang ingin ku
ketahui , pelajari dan pahami. Perlahan tapi pasti semua akan terlewati.Nggak
ada yang salah dalam hal ini , aku percaya bahwa ini adalah takdir yang harus
ku jalani dan lalui. Lagipula banyak hikmah dan manfaat dari masalah ini. mulai
hari ini aku berniat untuk mengikhlaskan dirinya semoga aja tahun depan aku
udah nggak berhalu lagi tentang dirinya. Semoga ini akhir dari ceritaku dan dia
yang tak pernah bersatu menjadi kita. Terima kasih untuk 6 tahunnya meski nggak
pernah ditakdirkan untuk bersama setidaknya kita pernah dekat dan saling memberi
nasehat. Emang bukan akhir yang aku
inginkan tapi ini lebih baik daripada cerita yang digantungkan tanpa diberi
ke-jelasan.
Selamat tinggal cerita cinta pertamaku semoga
bisa memberi manfaat bagi yang udah baca.
Putri Wulandari – 10 Desember 2019
0 komentar:
Posting Komentar