Selasa, 31 Desember 2019

Let's talk about : UN 2021 dihapus,gimana pendapat para pelajar?
Ujian Nasional Tahun 2021 resmi dihapus oleh Kemendikbud,gimana pendapat dari para pelajar?

Pendapat dari: Safina Rahma Mayasari-Pelajar kelas 11 Smk
Menurut aku nih ya, ada positif ada juga negatifnya.  Tujuan dihapuskannya UN kan katanya pak menteri untuk menyederhanakan kurikulum biar ga ngeberatin siswa(gatau ya kalo salah aku nangkepnya gitu) dan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan survey karakter yaitu literasi, numerisasi, dan pendidikan karakter. Aku gabegitu paham ini maksudnya gimana ya dan ujian kek UN itu malah ditaruh di kelas 11 . Sebernernya sih gapapa kalo negara kita ingin seperti negara yg mempunyai kualitas pendidikan terbaik yaitu finlandia, bener ga? Tapi tetep aja gabisa disamain juga indonesia sama finlandia yg notabene ya penduduknya lebih sedikit dan pasti pendidikan dapat terlaksana secara menyeluruh diseluruh sampai ujung negara. Sedangkan indonesia, penduduknya sangat padat dan ekonomi ya gitu2 aja . Untuk membangun generasi yg lebih baik dan unggul dari sebelumnya menurutku generasi zaman sekarang perlu tamparan yg lebih keras bukan malah diturutin manjanya kita yg mau apa2 serba praktis. Masyarakat perlu dipacu semangatnya dengan tantangan2 yg ada . Misalnya dengan adanya UN , ujian itu bukan semata - mata untuk mengetahui seberapa kita mampu untuk lolos dan maju ke tingkatan selanjutnya tapi juga nguji seberapa kuat mental kita dan seberapa keras usaha kita untuk memperjuangannya. Terkadang hal ini yg membuat mereka berpikir lebih jika nantinya hasil yg mereka dapat sebanding dengan usaha dan doa yg mereka lakukan dan tiba saatnya mereka dihadapkan dengan sesuatu yg sulit maka hal itu dapat mengingatkan mereka tentang beratnya perjuangan mereka dulu dan membuat mereka berpikir dua kali untuk melakukan sesuatu .
Perbaikan pada kualitas pendidikan harus disesuaikan dengan keadaan bangsa dan masyarakatnya, tetap junjung tinggi ideologi kita 💪🏻
Kita tertinggal jauh, bahkan dengan negara tetangga. Generasi selanjutnya akan menentukan nasib bangsa ini, baik atau tidaknya tergantung mereka. Pendidikan juga turut ikut andil dalam hal ini. Pintar bukan hanya nilai 100 di matematika, tiap anak mempunyai kepintarannya masing2 baik akademis maupun non akademis dan keduanya harus seimbang dan diperhatikan oleh pemerintah karena kita tidak tau mana nantinya yg akan membawa perubahan pada bangsa. Generasi milenial semakin tak terkendalikan karena tergerus globalisasi yg tidak mereka saring. Nilai2 budaya harus tetap dipertahankan. Negara ini sudah terkenal baik karena budaya2 kita, jangan sampai budaya kita dicuri oleh negara lain. Karena tiap2 negara sedang berlomba2 mencari apa yg kurang dari negaranya . Seharusnya kita bisa sadar akan hal itu, jika tak mau budaya kita dicuri kita harus pandai2 menjaganya.
Pelajar indonesia itu terkenal baik di mata negara lain sebenarnya . Di negara tetangga pelajar indonesialah yg populer dan banyak dicari . Kalau dibandingkan dengan pelajar negara mereka sendiri pelajar indonesia mempunyai semangat lebih dan mau bekerja keras untuk hidup, disana mereka menawarkan fasilitas2 yg sangat baik untuk masyarakatnya dan para tamunya, tapi sayang masyarakat tidak memilih untuk menggunakannya , lantas siapa yg memanfaatkannya? Ya tentu pelajar dari negara lain , indonesia misalnya . Dengan tawaran yg menggiurkan serta gratis siapa yg menolak? Apalagi memang masyarakat indonesia suka yg gratis hehe. Pandangan mereka jelas sangat kagum pada orang indonesia . Tapi sayang terkadang mereka tidak mendapat perlakuan baik di negaranya sendiri . Disini yg perlu dikeruk dalam adalah alasan mengapa mereka memilih menggali pengetahuan di negara orang daripada di negara sendiri .
Pendapat dari : Fadhil Ibrahim Wiratama - Pelajar kelas 8 smp

Lebih detail penilaiannya kl un bisa aja siswa nyontek atau lupa dan kurang enak badan so gk fokus trus kadang2 ljk nya gk bisa di scan.

Pendapat dari : Intan Puspita N.W - Pelajar kelas 11 Smk
Setuju pooll.. Tros nilai kelulusane teko biji tugas harian+sikap.Ben gk usah diwei ujian.. Mbarai mumet ujian teros.. Opo mneh soal onok 40,pilihan ganda 30.. Esai ne 10,kongkon ngerjakne mek 1 jam.. Rasane kdu kabur ae


Kalo pendapatku mengenai hal ini aku juga setuju dengan penghapusan UN. Dan ini akan berdampak pada pola pikir pelajar yang perlahan - lahan akan berubah. Yang dulunya menganggap nilai adalah segalanya dan menjadi tolak ukur kesuksesan pada masa depan seseorang. Maka hal itu tidak akan terjadi lagi di masa depan mereka akan lebih mengutamakan cara berpikir kritis,problem solving dan lain sebagainya. Oiya dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter guru berperan utama dalam mengajar dan memotifasi siswa. Dan siswa juga harus mempunyai niat agar semua dapat berjalan lancar kalaupun tidak sesuai dengan harapan ,  setidaknya siswa sudah berusaha dengan semaksimal mungkin


Putri Wulandari
31 Desember 2019

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 komentar:

Posting Komentar

Contact Us

Phone :

+20 010 2517 8918

Address :

3rd Avenue, Upper East Side,
San Francisco

Email :

email_support@youradress.com